SELF-LOVE RITUAL: HOW TO REACH FINANCIAL FREEDOM FOR MILLENNIALS

By Grace Julia
November 26, 2019
SELF-LOVE RITUAL: HOW TO REACH FINANCIAL FREEDOM FOR MILLENNIALS image

Kalau ditanya salah satu hal yang disenangi oleh kita para perempuan, tentu akan banyak yang menjawab shopping dengan banyaknya diskon yang kian hari kian banyak dan kreatif membuat kita menjadi lebih konsumtif. Ditambah dengan era saat ini dimana skin care, makeup, dan penampilan menjadi hal-hal yang bisa dibilang cukup penting. Hal ini membuat kita terkadang susah membedakan antara keinginan dan kebutuhan saat berbelanja.

Pada akhirnya sifat konsumtif tersebut seringkali membuat kondisi keuangan menjadi nggak stabil dan tanpa disadari dapat berdampak pada kesehatan mental. Tekanan emosional yang diakibatkan oleh banyaknya tagihan, kurangnya pendapatan, dan juga nggak adanya dana darurat tentu membuatmu waswas, stres, bahkan depresi. Kalau begitu, bagaimana caranya agar kita sebagai perempuan bisa mencapai financial freedom? Ya, jalan satu-satunya adalah mengelola keuangan dengan bijak.

Bijak dalam mengelola keuangan menjadi salah satu bagian dari self-love, lho.  Ketika kita mampu mengelola keuangan dengan baik, bergaya sesuai isi kantong dan nggak mudah tergoda pada diskon, atau barang-barang yang terlihat lucu namun sebenarnya nggak kamu butuhkan, itu tandanya kita telah mencintai diri sendiri dengan baik. Ketika kita mampu menekan angka pengeluaran, itu menjadi tanda bahwa kita memikirkan masa depan yang lebih cerah di masa depan. Itu tandanya kita juga menghargai apa yang kita punya selama ini.

So today, we’re chatting about your finances from a self-loving perspective. It’s a huge topic, so let’s get started!

 

How To Plan Finance For Millennials 101

Sebelum lanjut ke cara mengatur keuangan, bulatkan dulu niatmu untuk mulai mengatur keuangan dengan baik. Kalau nggak ada niat, sudah pasti tips ini nggak akan berguna. Teguhkan dulu niatmu, dan ingat, ini semua demi masa depan yang sejahtera!



1. Tentukan Prioritas

First thing first, tentukan prioritasmu. Singkatnya, buat daftar mana kebutuhan dan mana yang hanya sekadar keinginan. Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda yang hanya diketahui oleh orang itu sendiri, jadi jangan sampai lingkungan sekitarmu memberi pengaruh lebih kuat terhadap pola konsumsi yang kamu lakukan. Learn to think twice and get rid of your gengsi. Ingat, gengsi nggak bikin kamu terlihat keren karena biasanya ketika kamu memuaskan orang lain dengan gengsimu, efeknya hanya berlangsung sementara. “Wah, dia sudah punya barang branded tuh” atau “kemarin dia liburan ke New York lho”, and that’s it, hanya sampai disitu saja. Bikin rugi kan si gengsi? So you know what to do now.



2. Atur Anggaran Bulanan

Mau nggak mau, mencatat dan menghitung akan menjadi makanan sehari-harimu dalam mengatur keuangan. Setiap bulannya kamu harus merencanakan keuangan, mulai dari dana kebutuhan, tabungan, dana darurat, investasi, dan self-rewards. Untuk mempermudah, berikut ada cara untuk menghitung budget keuanganmu dalam sebulan yang diambil dari buku #MillennialInvestor – Investasi ala Milenial. Buku ini ditulis oleh Dea Salsabila dan Priscillia Maulina yang merupakan contoh generasi milenial yang sudah paham literasi keuangan sejak dini. Di umur mereka yang ke-21, mereka sudah berhasil memiliki rumah dan mobil, lho. Yuk, kita contoh perhitungan mereka.

- Kebutuhan 40%

Budget kebutuhan merupakan budget untuk berbagai kebutuhan pokokmu sehari-hari, seperti biaya kos, makan, transportasi, listrik, air, pulsa, paket data, sabun, sampo, skincare, dan makeup.

Rumus: 40% x pemasukan = kebutuhan per bulan

- Cicilan 30%

Kalau kamu punya cicilan rumah, gadget, atau apapun masukan ke sini. Cukup 30% dari pemasukanmu dan jangan melebihi angka ini. Usahakan juga untuk selalu membayar tepat waktu supaya terhindar dari denda dan bunga.

Rumus: 30% x pemasukan = budget cicilan per bulan

- Investasi 10%

Untuk bisa mengembangkan dana, kamu bisa mulai berinvestasi lewat berbagai cara. Salah satunya adalah investasi. Mungkin masih banyak dari kalian yang belum paham akan investasi. But we believe if you are truly determined to reach financial freedom, you will search and learn by yourself about this. Banyak kok investasi zaman sekarang yang bisa dimulai hanya dengan Rp. 50.000,- saja.

Rumus: 10% x pemasukan = budget investasi per bulan

- Dana Darurat 10%

Ini yang sering dilupakan generasi milenial. Selalu sediakan dana darurat agar kamu ada simpanan ketika masa genting atau darurat datang. Cukup 10% aja kok tiap bulannya.

Rumus: 10% x pemasukan = budget dana darurat per bulan

- Self-reward 5%

Yes, we know you need to give yourself a reward. So, budget ini bisa kamu gunakan untuk me-time versi kamu, entah itu nonton bioskop, meni pedi, facial, dan lain-lain. Manfaatkan dengan baik ya.

Rumus: 5% x pemasukan = budget dana darurat per bulan

- Kebaikan 5%

No one has ever become poor by giving. Selalu sisihkan dana kebaikan untuk sesama kita yang membutuhkan ya. Kalau kamu bingung mau berdonasi dimana, kamu bisa lihat di kitabisa.com yang memudahkan kita untuk berbuat baik kapan pun, di mana pun, dan berapa pun. Not all technologies are bad, right?

Rumus: 5% x pemasukan = budget donasi per bulan



3. Manfaatkan Promo & Pakai Aplikasi Keuangan

Who doesn’t like it? Semua orang pasti suka promo. Maka dari itu, aktiflah mencari info tentang promo, mulai dari untuk makan, transportasi, sampai belanja. Lalu kamu juga bisa pakai aplikasi gratis pengatur keuangan, mulai dari pemasukan, pengeluaran, semua bisa dikontrol dengan mudah. So how to look at promo and get the apps? Google it! We believe if you’re here right now reading this, you already know what you have to do.



4. Frequestly asked question, “bagaimana mengatur keuangan agar saya bisa tetap bersenang-senang, seperti traveling dan up to date dengan gaya hidup sekarang, namun nggak sengsara di hari tua?”

Honey, let us straight your mindset here and now. Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah evaluasi kondisi keuanganmu. Caranya tentu saja dengan menghitung semua pengeluaranmu dalam sebulan, mulai dari pokok, hingga ongkos nongkrong dengan teman-teman. Setelah itu, bandingkan dengan pemasukan bulananmu. Dari sana, kamu akan melihat apak.

We’re gonna give you some tough love here. Jadilah diri sendiri dan bergayalah sesuai isi dompetmu. Gengsi ikut-ikutan teman hanya agar dibilang keren adalah pola pikir yang salah dan hanya bersifat sementara. Jangan biarkan keuangan kamu dipengaruhi orang lain sampai kamu kehilangan kesempatan untuk mencapai financial freedom-mu. One day, when you have it all, they’re the one who will look up to you.



Dengan mengatur keuangan dengan baik, sesungguhnya kita sudah mencintai diri kita sendiri dengan tetap menikmati hidup di hari ini, juga bahagia di masa tua. So, are you ready to buy a house? Yay!