• #STYLEFORWARD: PERFECT WORK OUTFIT FOR CURVY BODY image

    #STYLEFORWARD: PERFECT WORK OUTFIT FOR CURVY BODY

    September 24, 2019

    Ladies, buat kamu yang mungkin masuk ke dalam tipe tubuh curvy  dan merasa kurang percaya diri dalam memilih baju yang sesuai dengan style kamu, nggak perlu minder atau takut untuk explore your style karena no matter your size or weight, be confident in who you are because you are beautiful!

    Bicara soal memilih outfit, pernahkah kamu menghabiskan waktu berjam-jam demi memilih baju yang kamu suka? Khususnya untuk kalian yang sudah bekerja atau baru masuk kantor pertama kalinya,  work outfit mengharuskan kamu untuk tampil rapi dan sesuai dengan bidang kerja kamu. Memilih outfit untuk badan curvy sedikit tricky, tapi terus berusaha untuk bangun percaya diri & love yourself maka kamu akan mendapatkan style identity kamu yang tentunya nyaman dan stylish. Berikut ini ada beberapa tips work outfit untuk curvy body yang bisa kamu coba. Semoga menginspirasi!



    OVERSIZED SHIRT

    From left to right: Arabela Top Green - Tori Top Blush - Ginera Top White

    Oversized shirt is a life! Bentuk tubuh apapun jika memakai kemeja oversized akan terlihat stylish dan menarik. Oh, iya, walaupun kamu memiliki tubuh curvy, jangan takut untuk eksplore warna-warna cerah seperti kuning atau merah karena you’ll look amazing with bright colors!



    CULOTTE PANTS

    From left to right: Jill Pants Blue - Ziyi Pants Black - Anne Pants White

    Celana kulot bisa menjadi pasangan tepat untuk oversized shirt-mu. Walaupun kedua item sama-sama oversized, nggak akan membuat kamu terlihat lebih curvy kok, so don’t worry. Untuk menambah kesan ramping, coba pakai high heels dengan aksesoris sling bag sebagai statement outfit-mu.



    SHIRT DRESS

    From left to right: Minsa Dress Blue - Cascade Dress Green - Melisa Dress White

    Memilih outfit yang stylish nggak melulu harus atasan dan bawahan, kamu juga bisa memakai shirt dress untuk work outfit-mu. Pilihlah shirt dress yang simple namun memiliki aksen seperti kantong di bagian dada maupun desain cutting-an yang memiliki flare di bawahnya. Agar nggak terlalu polos, kamu juga bisa menambahkan belt untuk menampilkan siluet tubuhmu.



    OUTER WEAR

    From left to right: Tamika Outer Green - Corinda Outer Khaki - Fenne Top Brown

    Kalau kamu suka gaya yang casual dan minimalis, outer wear bisa jadi andalan. Pilihlah outfit basic seperti kemeja putih atau hitam dengan bawahan apapun, lalu padu padankan dengan outer untuk melengkapi style-mu. With high heels, hand bag, and glasses, you are ready to make all heads turned.



    PLEATED SKIRT

    From left to right: Haley Skirt Khaki - Gina Skirt Cream - Haley Skirt Black

    Biasanya pemilik curvy body merasa nggak percaya diri untuk memakai pleated skirt. Padahal fashion item yang satu ini bisa banget, lho, untuk dipakai oleh pemilik bentuk tubuh apapun. Yang dibutuhkan adalah kepercayaan diri and that’s it. You’ll look stunning! Padukan dengan blouse dan high heels atau sneakers untuk menunjang penampilanmu.

     

    “It’s not about what size you wear, It’s about how you wear your size”

    Written by Grace Julia.

    Grace Julia

    Grace Julia is a Indonesian–based writer covering design and the built environment. She's a humoris and easy going.

    Continue Reading
  • WAYS TO PRACTICE POSITIVE SELF-TALK image

    WAYS TO PRACTICE POSITIVE SELF-TALK

    September 17, 2019

    Ladies, pernah dengar tentang seberapa besar peran pikiran kita dalam hidup? Percaya atau nggak, apa yang sedang kita pikirkan, entah itu baik maupun buruk, nantinya bisa memengaruhi sesuatu yang sedang kita jalani. Itulah sebabnya mengapa belajar untuk berpikir positif sangat penting. Mungkin kita bertanya-tanya, memangnya seberapa besar efek pikiran hingga bisa memengaruhi diri seseorang?

    Melalui sebuah pikiran akan muncul suatu hal yang dinamakan self-talk. Self-talk merupakan tindakan berbicara kepada diri sendiri yang tercipta melalui pikiran kita, baik itu positif maupun negatif namun terkadang nggak kita sadari. Menurut sebuah riset, manusia bisa melakukan self-talk lebih dari 50.000 kata per hari. Salah satu yang cukup sering kita lakukan adalah self-talk negatif tentang diri sendiri, seperti contoh:

    “Kenapa aku nggak secantik mereka, ya?”

    “Harusnya tadi aku…, jadi nggak akan kayak gini.”

    “Aku nggak akan pernah bisa melakukan itu.”

    “Buat apa berjuang, toh, akhirnya gagal juga.”

    Sadar nggak, sih, bahwa apa yang kita katakan pada diri sendiri secara berkelanjutan memiliki pengaruh besar terhadap hidup kita? Self-talk yang kita lakukan akan merefleksikan cara kita berpikir namun juga bagaimana perasaan dan tindakan kita. With that being said, self-talk memengaruhi cara kita menciptakan realitas. Jika kita terus melakukan negative self-talk, selain berujung pada stres, pada akhirnya juga dapat mengurangi kemauan, kemampuan, dan rasa percaya diri sehingga yang dijalani nggak berjalan dengan baik.

    Lalu, bagaimana cara agar bisa mengurangi negative self-talk? Berikut merupakan trik sederhana yang bisa kamu lakukan.



    Cerita Dengan Orang Terdekat

    Hal termudah yang bisa kamu lakukan saat ini untuk merasa lebih baik adalah cerita mengenai apa yang kamu rasakan. Entah itu pada keluarga atau teman-teman, just let it out. Jika kamu merasa kesulitan bercerita pada orang lain, setting up the camera and talking to yourself can really help you. Ketika kita memendam sesuatu atau denial akan membuat kita membatin dan itu nggak baik. So, saying things out loud really helps.



    Memikirkan Semua Kemungkinan yang Bisa Terjadi

    Segala sesuatu itu yang belum terjadi sifatnya adalah nggak pasti, jadi nggak ada salahnya untuk berpikir positif mengenai kemungkinan yang dapat terjadi. Contohnya daripada kamu berpikir tentang, “Kenapa aku gendut banget ya…” coba ganti dengan “Saya akan mulai berolahraga supaya lebih sehat dan bonusnya badan saya akan lebih kurus…”. Setelah itu, coba untuk konsisten melakukan kegiatan positif demi mengejar yang kamu inginkan tersebut.



    Memulai Gaya Hidup Sehat

    Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa berolahraga, mengatur pola makan, dan tidur yang cukup dapat membantumu untuk menenangkan diri dan mengelola stres dengan baik. Hal ini terjadi karena berolahraga dan makan makanan sehat dapat meningkatkan hormon norepinreprin sebagai antidepresan. Jadi, mulailah menjadwalkan waktu untuk berolahraga minimal 2 kali dalam seminggu, atau sekitar 30 menit setiap hari dan atur pola makanmu.



    Menerima Diri Sendiri

    Last but not least, belajar untuk bersyukur dengan apa yang kita miliki dan menerima kekurangan diri kita. Memiliki hubungan baik dengan diri sendiri akan membantu di lingkungan kita dan menjadi langkah awal kesuksesan hidup. Ya, beberapa cara di atas mungkin sulit untuk berjalan optimal kalau nggak disadari dengan menerima apa yang ada dalam diri kita. We’re perfectly imperfect and that’s okay! Love yourself whoever you are. You’re worth it.

    Love yourself first, because that’s who you’ll be spending the rest of your life with.

     

     “Talk to yourself like you would to someone you love.” -Brene Brown

    Continue Reading
  • #STYLEFORWARD: BACK TO CAMPUS OUTFIT INSPIRATION image

    #STYLEFORWARD: BACK TO CAMPUS OUTFIT INSPIRATION

    September 10, 2019

    It’s almost uni life! Buat kamu yang sebentar lagi akan masuk kuliah atau baru mau masuk kuliah pasti sudah nggak sabar untuk merasakan hal baru, termasuk dalam hal berpakaian yang bebas kita kreasikan. Apalagi selama sekolah kita selalu pakai seragam, kan?

    Nah, bicara soal outfit kampus, terkadang kita suka bingung mau pakai apa. Berikut untuk inspirasi outfit ke kampus yang nggak hanya stylish, namun juga rapi dan nyaman. Check it out!




    SHIRT DRESS AS AN OUTER

    As seen on model: Gia Top White - Aida Pants White - Amor Dress Dusty Green


    All white outfit is always a bomb.
    Meskipun terlihat polos, kami bisa tambahkan outerwear seperti shirt dress ini. Outfit ini juga bisa jadi  inspirasi buat kamu jika ada rencana hang out bareng teman kampus setelah kelas. Comfort and stylish at its best.



    LOOSE IS LIFE

    As seen on model: Crane Top White - Jill Pants Blue


    Kemeja putih nggak akan terlihat too-formal dan boring kalau dipakainya seperti ini. This is definitely our personal favorite, kemeja oversized putih dipadukan dengan loose culotte biru. Nggak bakal ada yang ngalahin nyamannya outfit ini. Selain flat shoes, kamu bisa juga memakai chunky shoes untuk chic yet sporty style.




    LOOSE IS LIFE PART II

    As seen on model: Cindy Top Brick - Gina Skirt Cream


    Bosan dengan celana panjang atau culotte namun bingung memadukan kemeja oversized dengan apa lagi? Kamu bisa eksperimen dengan rok midi seperti ini. Definitely another perfect and comfort outfit to campus.




    CASUAL CUTE DRESS

    As seen on model: Tata Dress Green


    Terlambat bangun dan nggak sempat mix and match? Bisa banget lho pakai casual dress seperti ini. Aksen flare di bagian bawah membuat kamu terlihat lebih cute dan feminine. Padupadankan dengan kitten heels agar lebih maksimal.



    BLAZER TO THE RESCUE

    As seen on model: Ruby Top White - Gina Skirt Cream - Corinda Outer Khaki


    Jika dirasa hanya memakai dress saja terlihat sangat simple dan basic, tambahkan outer untuk menunjang penampilanmu. Mix and match dengan slip-on atau sneakers akan membuat tampilanmu eye catching, boyish, and feminine at the same time.

     

    Di antara kelima style di atas, yang mana paling jadi favoritmu, ladies?


    Written by: Grace Julia

    Continue Reading
  • A WAY TO EAT HEALTHIER WHEN YOU ARE SUPER BUSY image

    A WAY TO EAT HEALTHIER WHEN YOU ARE SUPER BUSY

    September 3, 2019

    Nowadays, banyak orang semakin sadar bahwa menerapkan gaya hidup sehat itu penting, terutama dalam hal mengatur pola makan. Terbukti dengan banyaknya catering sehat yang mulai bermunculan. Namun jika kamu termasuk orang yang sibuk, biasanya akan sulit untuk menerapkan pola makan yang sehat dan kerap kali makan jadi nggak teratur.

    Dengan kesibukkan kita, terkadang menyebabkan kita sering telat untuk makan malam yang ternyata bisa berdampak pada pencernaan dan hormon insulin kita. Hal tersebut dapat menjadi pemicu kenaikan berat badan dan bahkan untuk jangka panjang adalah diabetes, lho.

    Here we have a meal plan solution buat kalian, it’s called reverse fasting. Mungkin kamu sudah sering mendengar jenis metode yang hampir sama dengan reverse fasting, yaitu intermitten fasting. Namun metode nya sedikit berbeda. Nah, kira-kira apa, sih, diet dan manfaat yang diberikan dari metode ini? Yuk, simak!

     

    What is it?

    Reverse fasting merupakan sebuah metode diet atau mengatur pola makan dengan membagi waktu antara makan dan berpuasa yang disesuaikan dengan menggunakan circadian rhythms tubuh kamu. Menurut National Sleep Foundation, circadian rhythms adalah suatu siklus 24 jam yang dijalankan oleh otak untuk mengatur antara pola tidur dan bangun manusia.

    Perbedaannya dengan intermitten fasting terletak pada jam atau waktu berpuasanya. Metode ini mengharuskan kamu untuk berpuasa dari waktu makan malam sampai waktu sarapan. Saat melakukan metode reverse fasting, kamu diharuskan makan malam lebih awal, sedangkan intermitten fasting mengharuskan kamu untuk makan malam lebih telat dan berpuasa hingga makan siang. Singkatnya, terletak pada sarapan di pagi hari atau nggak.

     

    How to do it?

    Langkah pertama, tentukan berapa lama waktu berpuasamu. Untuk pemula, kamu dapat mulai berpuasa sekitar 11-12 jam hingga nantinya mencapai 15-16 jam per harinya. Contoh, waktu yang dipilih adalah 11 jam, maka kamu diperbolehkan untuk makan dan minum dari pukul 7 pagi hingga 6 malam. Namun di luar jam tersebut kamu harus berpuasa. Tenang, ladies, kamu tetap diperbolehkan mengonsumsi cairan di waktu berpuasa, tapi hanya air putih ya.

    Untuk jenis makanannya, sebenarnya apapun boleh asal masih cukup dengan kebutuhan kalori sehari. Namun akan lebih baik jika kamu bisa makan makanan sehat, seperti lauk yang direbus atau stir-fried dan nasi merah untuk karbohidratnya. By the way, jika kamu kesulitan mengatur jenis makananmu, dengan mengurangi gorengan dan minuman manis saja sudah sangat membantu, lho.

    Selain mengatur pola makan, yang harus diperhatikan juga adalah pola tidur. Secara teori, jam tidur yang disarankan adalah antara jam 9-11 malam dan jam bangun pagi antara 5.30-8 pagi. Tapi buat kalian yang sulit untuk menyesuaikan, mulai untuk mengatur pola tidur kamu sebaik mungkin and you will get better result and of course your body will thank you. Selamat mencoba, ladies!

    Written by: Grace Julia

    Continue Reading